PMI NTT Adakan Lokalatih Pengembangan Sumber Daya (PSD)



anews.co, Kupang - Dalam rangka memperkuat layanan dan mendukung program strategis PMI di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), PMI Provinsi NTT melakukan Lokalatih Pengembangan Sumber Daya (PSD) bagi Pengurus, Kepala Markas, Staf dan Relawan PMI Provinsi serta Kabupaten/Kota di Provinsi NTT. 

Kegiatan ini merupakan agenda kerja program ELECTRA dukungan American Red Cross (AmCross) pada tahun 2026 yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas baik pengetahuan, sikap dan keterampilan komponen PMI baik Pengurus, Staf dan Relawan khususnya terkait pencarian pendanaan alternatif mendukung kerja dan layanan kemanusiaan PMI. 

Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Chrysant Kupang sejak 20-24 April 2026 ini, merupakan langkah strategis PMI NTT mendukung pemberdayaan kapasitas PMI khususnya dalam rangka membangun kemitraan, jejaring kerja dan advokasi pendanaan dengan mitra strategis serta masyarakat. 

Perwakilan fasilitator dari PMI Pusat Rahmad Arif, menegaskan penggalangan dana menjadi aspek krusial bagi organisasi sosial seperti PMI. 

Sumber dana PMI tidak hanya berasal dari pemerintah, tetapi juga dari masyarakat dan sektor swasta.

"Sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 bahwa sumber pendanaan PMI itu berasal dari donasi masyarakat, bantuan pemerintah, bantuan swasta dan bantuan pihak lain. Bantuan ini dimanfaatkan untuk mendukung layanan PMI dan dikembalikan kepada masyarakat melalui program-program PMI seperti distribusi air bersih, bantuan logistik, dan berbagai jenis layanan PMI lainnya", tutur Rahmat. 

Ia menambahkan bahwa mengingat sebagian besar dana PMI itu berasal dari masyarakat dan mitra strategis maka penggunaan dan pengelolaan dana itu harus transparan dan akuntabel. 

Ketua PMI NTT, Alfridus Bria Seran menyampaikan bahwa saat ini semua PMI di NTT baik Provinsi ataupun Kabupaten/Kota masih bergantung dengan dukungan dana hibah pemerintah. 

Ketika terjadi efisiensi, PMI merasakan langsung dampaknya di mana dana hibah akan semakin kecil. Tentunya kondisi ini sangat menghambat operasional organisasi serta mandeknya layanan PMI kepada masyarakat. 

"Kita masih bergantung pada hibah Pemda, sehingga ketika ada efisien sungguh berdampak. Dana hibah berkurang sehingga membuat PMI Provinsi dan Kabupaten/Kota mengalami kesulitan dalam melaksanakan program-program kerjanya", ungkap Alfridus. 

Lebih lanjut, ia mendorong agar melalui Lokalatih PSD ini, semua peserta dibekali dengan peningkatan kapasitas manajemen untuk menyusun proposal yang sistematis dan kredibel, memperluas jejaring kerja dengan mitra-mitra strategis, mencari sumber-sumber pendanan alternatif seperti gerakan bulan dana, dan mendorong kemandirian dengan pemanfaatan aset-aset yang ada serta pemberdayaan SDM terlatih untuk memperkuat pendanaan PMI. 

Kegiatan Lokalatih ini direspon baik oleh para peserta yang hadir. 

Alfred Tuname mengungkapkan bahwa pelatihan PSD ini sangat bermanfaat khususnya meningkatkan kreativitas PMI Kabupaten/Kota untuk mencari alternatif pendanaan lain.

 "Kami masih bergantung sepenuhnya pada dukungan Pemda, tetapi untuk mendukung efektivitas kerja maka kami berkolaborasi dengan pihak lain. Kami bisa berkolaborasi dengan dinas dan sekolah untuk pelatihan pertolongan pertama karena PMI punya SDM untuk itu", ungkap Kepala Markas Kabupaten Manggarai Timur ini. 

Sedangkan, Koordinator Program ELECTRA PMI NTT menyampaikan bahwa kegiatan Lokalatih PSD ini merupakan bagian dari usaha memperkuat PMI Kabupaten/Kota untuk mendukung pendanaan mandiri. 

"Kita mau dorong, agar setiap PMI Kabupaten/Kota di NTT ini harus punya satu metode untuk mendapatkan akses pendanaan lain seperti bulan dana, gerakan donasi bersama seperti gerakan seribu rupiah (geser) untuk peduli kemanusiaan bersama PMI dan sebagainya. Maka Lokalatih ini harus dimanfaatkan betul, agar peserta memahami sumber-sumber pendanaan PMI dan cara untuk mengaksesnya", tutup Adrian. 

Kegiatan ini diikuti oleh Pengurus, Kepala Markas, Staf dan Relawan PMI Provinsi NTT, PMI Kabupaten Belu, TTU, Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Sabu Raijua, Sikka, Sumba Barat Daya, Nagekeo, Ngada, Manggarai, Manggarai Timur dan Manggarai Barat yang disupport oleh fasilitator dari PMI Pusat, PMI Jakarta Timur dan PMI NTT. 
Semua peserta mengikuti kegiatan dengan baik dan penuh antusias. 

"Bersama kita peduli, bersama kita menolong. Sebab setiap rupiah anda, sangatlah berarti bagi mereka yang membutuhkan".

Penulis: Adrian 
Editor: Redaksi
Further Reading:
Copied 👍

Latest News

  • PMI NTT Adakan Lokalatih Pengembangan Sumber Daya (PSD)
  • PMI NTT Adakan Lokalatih Pengembangan Sumber Daya (PSD)
  • PMI NTT Adakan Lokalatih Pengembangan Sumber Daya (PSD)
  • PMI NTT Adakan Lokalatih Pengembangan Sumber Daya (PSD)
  • PMI NTT Adakan Lokalatih Pengembangan Sumber Daya (PSD)
  • PMI NTT Adakan Lokalatih Pengembangan Sumber Daya (PSD)

Post a Comment