Antusias Masyarakat ikuti Donor Darah di Kantor Camat Kauman


anews.co, Ponorogo – Guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan darah pasca lebaran Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah / 2026 M dan merespons kondisi krisis stok yang dilaporkan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ponorogo berkolaborasi dengan kantor Kecamatan Kauman sukses menggelar aksi donor darah. Kamis, (4/2)

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Camat Kauman ini mendapatkan sambutan antusias dari berbagai lapisan masyarakat.

Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kepedulian warga Ponorogo. Beragam partisipan turut ambil bagian, dari pendonor pemula hingga para pendonor aktif yang sudah rutin.

Salah satu peserta, Fatmawati (20 tahun), seorang mahasiswi Akuntansi Universitas Muhammadiyah (UNMUH) Ponorogo asal Kuala Tungkal, Jambi, merasakan pengalaman pertama mendonorkan darahnya.

"Awalnya saya penasaran melihat teman-teman yang sering donor. Ada rasa takut juga sih, tapi rasa penasaran itu lebih besar. Ternyata prosesnya tidak sesakit yang dibayangkan, jadi lega rasanya," ujar Fatmawati dengan senyum. 

Dari kalangan pendonor aktif, Bambang Tri Heruyono, seorang anggota Polsek Sumoroto, membagikan pengalamannya yang sudah puluhan kali mendonorkan darah.

"Donor itu kan membuang darah kotor, jadi ada sirkulasi darah baru yang lebih sehat dan tubuh terasa lebih enak. Saya sendiri sudah sering donor, terutama dulu di Pamekasan dan Madiun. Baru kali ini di Sumoroto, dan ini sangat berarti jika setetes darah kita bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan," tutur Bambang

Gustiarsani, S.STP. M.Si, yang menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan Kauman sekaligus Ketua PMI Kecamatan Kauman, menegaskan urgensi pelaksanaan kegiatan ini di tengah kondisi krisis stok darah yang dihadapi PMI Kabupaten Ponorogo.

"Peserta donor datang dari berbagai lini, mulai dari aparatur desa, Puskesmas, rumah sakit, guru, hingga masyarakat umum. PMI Kabupaten Ponorogo saat ini memang sedang menghadapi kekurangan stok darah yang signifikan," ungkap Gustiarsani.

Sebagai seorang pendonor aktif dan ketua PMI di tingkat kecamatan, Gustiarsani secara proaktif menggerakkan partisipasi masyarakat. 

"Saya selalu mengajak, baik itu melalui pesan pribadi ke kepala OPD, maupun melalui player dan media sosial Kecamatan. Kita tidak bisa menunggu sampai ada yang membutuhkan, kesadaran berdonor harus terus ditingkatkan," tegasnya.

Wahyudi Mubarok, Petugas Donor Darah PMI Ponorogo, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan dari berbagai pihak, khususnya jajaran kepolisian dan pemerintah desa/kecamatan.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Camat, jajaran Polsek, dan masyarakat di Kecamatan Kauman. Dukungan ini sangat membantu kami dalam menjaga pasokan darah, terutama menjelang dan setelah Lebaran di mana permintaan darah biasanya meningkat drastis sementara jumlah pendonor cenderung menurun," jelas Wahyudi.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini, pasokan darah golongan O menjadi perhatian utama. 

"Pasokan darah, terutama golongan O, menjadi prioritas utama kami. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat jaringan kepedulian masyarakat dan memastikan kebutuhan transfusi darah di rumah sakit tetap terpenuhi selama masa perayaan Idul Fitri dan seterusnya," pungkasnya.

Melalui sinergi erat antara PMI dan elemen pemerintah serta masyarakat di Kecamatan Kauman, diharapkan kesadaran akan pentingnya donor darah terus tumbuh di berbagai lapisan. Hal ini demi memastikan ketersediaan stok darah di Ponorogo tetap aman dan terjaga, tidak hanya di momen-momen krusial, tetapi juga sepanjang tahun.

Penulis: Amin 
Editor: Redaksi
Further Reading:
Copied 👍

Latest News

  • Antusias Masyarakat ikuti Donor Darah di Kantor Camat Kauman
  • Antusias Masyarakat ikuti Donor Darah di Kantor Camat Kauman
  • Antusias Masyarakat ikuti Donor Darah di Kantor Camat Kauman
  • Antusias Masyarakat ikuti Donor Darah di Kantor Camat Kauman
  • Antusias Masyarakat ikuti Donor Darah di Kantor Camat Kauman
  • Antusias Masyarakat ikuti Donor Darah di Kantor Camat Kauman

Post a Comment