7 Atlet Terbaik SMKN 2 Ponorogo Siap Berlaga di LKS Provinsi Jatim 2026
Ketujuh siswa yang dijuluki sebagai "atlet kompetensi" ini dijadwalkan akan berlaga di Surabaya pada 6 hingga 9 April 2026. Mereka terpilih setelah melalui tahapan seleksi internal yang ketat serta pembinaan intensif guna memastikan kesiapan teknis dan mental di kancah provinsi.
Keikutsertaan SMKN 2 Ponorogo mencakup spektrum bidang keahlian yang luas, menunjukkan keragaman kompetensi yang dibina di sekolah ini. Berikut adalah daftar duta sekolah beserta bidang kompetensinya:
1. Salsabila Prima Srinarda – Bidang *Hairdressing*
2. Nisma Briliandra Putri – Bidang *Beauty Therapy*
3. Alnanda Galih Putra Pratama – Bidang *Patisserie and Confectionery*
4. Bagas Rahmad Saputra – Bidang *Culinary*
5. Sinta Nur Meilina – Bidang *Fashion Technology*
6. Lintang Dwi Ramadhani – Bidang *Tourism Industry*
7. Qoriatul Hasanah – Bidang *Hotel Receptionist*
Kepala SMK Negeri 2 Ponorogo, Suryanto, S.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi sekaligus menitipkan amanah besar kepada para peserta.
Menurutnya, LKS bukan sekadar ajang unjuk gigi kemampuan teknis, melainkan ujian karakter bagi para siswa.
“Keikutsertaan kalian adalah amanah besar untuk membawa nama baik sekolah. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga kejujuran, disiplin, serta tetap rendah hati. Jadilah duta sekolah yang menjunjung tinggi sportivitas di setiap tahapan lomba,” tegas Suryanto.
Persiapan matang yang dilakukan sekolah tidak hanya mengandalkan kurikulum internal.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Sri Sumaryana, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa kunci kesiapan siswa terletak pada kolaborasi strategis dengan pihak eksternal.
“Kami membangun sinergi erat dengan mitra dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) melalui pelatihan intensif. Hal ini kami lakukan untuk memastikan kompetensi siswa tidak hanya relevan untuk lomba, tetapi juga adaptif dengan standar kebutuhan dunia kerja nyata,” jelas Sri Sumaryana.
Langkah ini mencerminkan komitmen SMKN 2 Ponorogo dalam menerapkan pendidikan vokasi yang berdaya saing global. Kehadiran mentor dari praktisi industri diharapkan mampu memberikan wawasan praktis yang menjadi nilai tambah bagi para atlet kompetensi saat bertanding di Surabaya nanti.
Dukungan penuh dari seluruh warga sekolah, orang tua, dan masyarakat Ponorogo menjadi energi tambahan bagi ketujuh siswa tersebut. Ajang LKS Provinsi Jawa Timur 2026 ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi para siswa untuk meraih prestasi lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Partisipasi aktif ini membuktikan bahwa SMK Negeri 2 Ponorogo terus konsisten menghasilkan lulusan yang kompeten, kreatif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi dunia kerja profesional.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Further Reading:

Post a Comment