PMI dan Bukaka Kerahkan Alat Berat Bersihkan Lingkungan Pascabencana Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang



anews.co, Aceh Tamiang - Dalam rangka mempercepat pemulihan daerah yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Palang Merah Indonesia (PMI) bersama PT Bukaka bersinergi mengerahkan sejumlah alat berat untuk melakukan operasi pembersihan lingkungan. 

Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen PMI dalam upaya mendukung masyarakat terdampak untuk dapat segera kembali ke kehidupan normal mereka.

Operasi ini melibatkan penyediaan 4 unit SH210 excavator, 3 unit dump truck HOWO, dan 1 unit wheel loader yang digunakan secara optimal di lapangan. 

Alat-alat ini bertugas untuk mengangkut dan membersihkan material lumpur, batang kayu, serta sampah yang menumpuk di sekitar permukiman penduduk dan fasilitas umum.

Wilayah-wilayah yang menjadi fokus utama pembersihan adalah area pemukiman masyarakat, jalan desa, serta fasilitas umum yang mengalami kerusakan paling parah akibat banjir.

Menurut Koordinator WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) PMI, Muslim M. Aji, kehadiran alat berat ini sangat penting untuk mempercepat proses penanganan pascabencana. 

“Banjir bandang menyisakan banyak material berat seperti lumpur dan kayu yang tidak mungkin ditangani secara manual. Dukungan alat berat ini memudahkan proses pembersihan sehingga lingkungan masyarakat bisa segera kembali menjadi tempat yang layak huni,” jelas Muslim M. Aji. 

Komitmen PMI ini tidak hanya sebatas pemulihan fisik, tetapi juga turut mencakup sektor vital lainnya seperti penyediaan air bersih, sanitasi, dan kebersihan lingkungan.

Di sisi lain, rasa syukur atas bantuan ini diungkapkan oleh salah satu Datok Kampung di daerah yang terdampak. 

“Kami sangat berterima kasih kepada PMI dan PT Bukaka yang telah memberikan bantuan berupa peralatan berat ini. Tanpa alat berat, mustahil bagi kami membersihkan timbunan lumpur dan kayu yang begitu banyak. Dengan bantuan ini, keadaan kampung kami perlahan mulai kembali normal dan warga bisa kembali beraktivitas," ujarnya dengan penuh haru.

Pembersihan ini juga menggandeng para relawan PMI, operator alat berat, serta partisipasi dari masyarakat setempat, menunjukkan semangat gotong royong yang kuat dalam menghadapi bencana. 

PMI berharap bahwa dengan upaya ini, pemulihan masyarakat Aceh Tamiang bisa lebih cepat dan efektif, sekaligus mengurangi potensi risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh lingkungan yang tercemar.

Penulis: Amin 
Editor: Redaksi
Further Reading:
Copied 👍

Latest News

  • PMI dan Bukaka Kerahkan Alat Berat Bersihkan Lingkungan Pascabencana Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang
  • PMI dan Bukaka Kerahkan Alat Berat Bersihkan Lingkungan Pascabencana Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang
  • PMI dan Bukaka Kerahkan Alat Berat Bersihkan Lingkungan Pascabencana Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang
  • PMI dan Bukaka Kerahkan Alat Berat Bersihkan Lingkungan Pascabencana Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang
  • PMI dan Bukaka Kerahkan Alat Berat Bersihkan Lingkungan Pascabencana Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang
  • PMI dan Bukaka Kerahkan Alat Berat Bersihkan Lingkungan Pascabencana Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang

Post a Comment