Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah Prajurit TNI di Ponorogo
IPDA John Anderson Batara Aryasena, perwira pertama di Polres Ponorogo, mengungkapkan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh istri korban.
Dia merasakan adanya bau benda yang terbakar dari dalam rumah saat ia sedang beristirahat di kamar.
"Istri korban saat itu sedang beristirahat di kamar. Ia mencium bau benda terbakar, kemudian dicek dan ternyata api berasal dari meja depan yang terdapat peralatan elektronik yang sedang diservis," ujar John Anderson di lokasi kejadian.
Setelah menyadari adanya kebakaran, istri korban segera berteriak meminta pertolongan warga setempat. Api yang berkobar dengan cepat menjalar ke bagian lain rumah tersebut, terutama karena dipicu oleh angin yang bertiup cukup kencang saat itu.
"Saksi kemudian keluar rumah sambil berteriak meminta bantuan warga untuk memadamkan api," tambah IPDA John Anderson.
Tim pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo segera dikerahkan ke lokasi dengan menurunkan dua unit mobil pemadam. Dengan upaya maksimal, api berhasil dijinakkan sekitar pukul 14.30 WIB, menghindarkan potensi kerugian yang lebih besar.
Meskipun demikian, sebagian besar rumah beserta barang-barang milik korban, termasuk tiga sepeda motor dan satu sepeda pancal, hangus dilahap api.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Polisi setempat langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta menggali keterangan dari sejumlah saksi. Beberapa barang bukti yang ditemukan di antaranya adalah kabel yang terbakar, peralatan elektronik semacam trafo dan dinamo kipas angin, serta kaleng cairan pembersih.
"Petugas juga membantu proses evakuasi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran," pungkas IPDA John Anderson.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendataan untuk memperkirakan total kerugian materiil yang diderita oleh korban. Tak hanya memfokuskan pada penanganan kebakaran, pihak kepolisian juga terus berupaya untuk memastikan bahwa kejadian serupa dapat diantisipasi dan dicegah di masa mendatang.
### Berita 2:
Penulis: Amin
Editor: Redaksi

Post a Comment