Donor Darah Paskah Santa Maria Ponorogo: Solidaritas dan Harapan untuk Sesama
anews.co, Ponorogo – Dalam rangka memperingati Paskah 2026 dan memupuk semangat kepedulian sosial, Gereja Santa Maria Ponorogo di Jalan Gajahmada 45, kembali menggagas kegiatan sosial berupa donor darah.
Acara yang berlangsung pada Minggu, 15 Maret 2026 ini menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ponorogo.
Kegiatan tersebut menjadi sebuah simbol solidaritas kemanusiaan yang bertujuan untuk menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat kebersamaan dan kemanusiaan.
Joko Basuki, Ketua Panitia Paskah 2026, mengungkapkan antusiasmenya terhadap pelaksanaan kegiatan ini.
"Dalam rangka merayakan Paskah 2026, kami berupaya mengajak sebanyak mungkin peserta untuk berpartisipasi. Meski PMI membatasi peserta, sekitar 15 orang sudah bersedia menjadi pendonor. Tujuan kami adalah menumbuhkan rasa sosial di antara teman-teman, dengan harapan bahwa darah yang disumbangkan dapat bermanfaat. Gereja kami selalu siap membantu PMI setiap dibutuhkan," ujarnya menegaskan.
Salah satu pendonor, Melkias Sugia Koboga, yang berasal dari Nabire, Papua, berbagi pengalamannya.
"Ini pertama kali saya mendonorkan darah. Rasanya sedikit pusing, mungkin karena faktor lingkungan. Namun, setelah itu saya merasa baik-baik saja. Saya ikhlas untuk ikut serta dalam kegiatan ini," katanya dengan senyum.
Dukungan dari komunitas jemaat Gereja Katolik Santa Maria mendapatkan apresiasi tinggi dari PMI Kabupaten Ponorogo.
Mahendra, petugas donor darah PMI, menyatakan terima kasihnya kepada pihak gereja.
“Dukungan dari jemaat Santa Maria ini sangat membantu PMI dalam menjaga pasokan darah, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri, di mana kebutuhan cenderung meningkat,” katanya.
Kegiatan donor darah rutin ini merupakan bagian dari upaya menjawab tingginya kebutuhan darah di masyarakat, yang sering kali tidak diimbangi dengan persediaan yang memadai.
Sinergi antara organisasi keagamaan dan lembaga sosial seperti PMI diharapkan dapat semakin memperkuat jaringan kepedulian di tengah masyarakat Ponorogo.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami sebagai mitra dalam kegiatan sosial kemanusiaan ini. Semoga darah yang disumbangkan memberikan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan," tambah Mahendra.
Dengan semangat dan antusiasme yang ditunjukkan oleh jemaat Santa Maria Ponorogo, kesadaran dan kepedulian sosial di kalangan masyarakat Ponorogo diharapkan terus meningkat.
Kegiatan ini bukan hanya sebatas rutinitas, tetapi sebuah aksi nyata yang memiliki potensi besar dalam menyelamatkan banyak nyawa.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi


Post a Comment