Deputi Kemenko PMK Tinjau Camp WASH PMI di Aceh Tamiang
anews.co, Aceh Tamiang - Kabupaten Aceh Tamiang kedatangan tamu penting dari tingkat pemerintah pusat. Dr. Lilik Kurniawan, S.T., M.Si., Deputi Bidang Koordinasi dan Sinkronisasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia, melakukan kunjungan kerja ke Camp WASH yang dikelola Palang Merah Indonesia (PMI). Selasa, (10/3)
Kunjungan ini menandai langkah penting dalam penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan PMI dalam menyusul upaya pemulihan pascabencana.
Dr. Lilik Kurniawan mengungkapkan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung layanan penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada PMI yang selalu berada di garda terdepan setiap terjadi bencana. Kehadiran layanan WASH ini sangat penting untuk memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan akses air bersih," ujarnya dalam wawancara di lokasi.
Camp WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) PMI Aceh Tamiang memainkan peran krusial dalam masa pascabencana, terutama dalam menjaga akses masyarakat terhadap air bersih dan sanitasi yang layak. Hal ini diharapkan dapat membantu mencegah penyakit yang dapat timbul akibat kurangnya akses sanitasi di kawasan terdampak.
Muslim M. Aji, Koordinator WASH PMI Aceh Tamiang, juga menyampaikan tekad tim di lapangan untuk memberikan pelayanan terbaik.
"Tim WASH PMI akan terus berupaya memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat yang terdampak. Dukungan dan perhatian dari pemerintah pusat menjadi semangat bagi kami untuk terus bekerja di lapangan hingga kondisi masyarakat Aceh Tamiang kembali pulih," ujarnya.
Menurut Komandan Kodim 0117 Aceh Tamiang, sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan unit lapangan seperti PMI sangatlah penting dalam mempercepat pemulihan.
"Kami dari Kodim selalu siap mendukung setiap upaya penanggulangan bencana, baik dari segi keamanan maupun logistik," tegasnya.
Dengan kunjungan ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang lebih efektif dan berkesinambungan antara pemerintah dan lembaga kemanusiaan.
Harapannya, proses pemulihan di Aceh Tamiang dapat berlangsung lebih cepat dan masyarakat dapat segera kembali ke kondisi kehidupan mereka yang normal.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Further Reading:


Post a Comment