Pelatihan Pertolongan Pertama PMR MTs N 4 Blitar: Siapkan Generasi Muda Tanggap Darurat
0 minutes read
anews.co, Blitar – Dalam sebuah langkah proaktif untuk memperluas keterampilan dan pengetahuan anggota dalam menangani situasi darurat, Palang Merah Remaja (PMR) MTs N 4 Blitar menyelenggarakan Pelatihan Pertolongan Pertama (PP). Kegiatan ini dimulai pada Sabtu, 7 Februari hingga berakhir pada Minggu, 8 Februari 2026, dengan diikuti oleh 41 peserta yang terdiri dari anggota PMR. Pembukaan resmi pelatihan ini dilakukan oleh M. Samsul Arifin, didampingi oleh Dian sebagai Koordinator UKS, serta Richa dan Rina selaku Pembina PMR.
Pelatihan ini dihadiri oleh fasilitator dari Markas PMI Kabupaten Blitar yang memberikan pengetahuan mendalam dan pendampingan selama dua hari penuh.
Materi yang dibahas mencakup teori dasar pertolongan pertama yang disampaikan secara komprehensif serta praktik langsung melalui simulasi penanganan korban dalam berbagai skenario darurat.
Metode pembelajaran ini dirancang agar peserta dapat mengaplikasikan teori ke dalam praktik nyata, meningkatkan kemampuan mereka untuk merespon situasi krisis dengan cepat dan tepat.
Richa, Pembina PMR, dalam sambutannya mengatakan,
"Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk membentuk anggota PMR yang tidak hanya memahami teori tetapi juga memiliki keterampilan praktis dalam memberikan pertolongan pertama. Kami ingin menanamkan sikap sigap dan rasa percaya diri agar mereka dapat memberikan bantuan yang efektif di sekolah maupun komunitas."
Sementara itu, perwakilan dari PMI Kabupaten Blitar menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai upaya mencetak relawan muda yang terampil dan humanis.
"Pelatihan seperti ini merupakan langkah awal bagi para anggota PMR untuk menjadi relawan yang tidak hanya peduli tetapi juga mampu bertindak dalam keadaan darurat. Kami berharap, melalui pelatihan ini, muncul generasi muda yang siap terjun dan memberikan dampak positif di masyarakat," ujar perwakilan PMI.
Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti setiap sesi pelatihan.
Salah satu peserta, Indra, menyampaikan kesannya,
"Kami belajar banyak hal baru tentang bagaimana menghadapi situasi darurat. Praktik langsung dalam simulasi sangat membantu kami memahami dan mengingat materi dengan lebih baik. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga."
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang dirancang untuk menciptakan jaringan relawan muda yang memiliki keterampilan dan semangat kemanusiaan.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan anggota PMR MTs N 4 Blitar dapat berperan aktif dalam memberikan kontribusi nyata di lingkungan sekolah dan masyarakat luas.
Pelatihan ini juga menegaskan komitmen sekolah dan unit PMR dalam mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman dan siap dalam menghadapi keadaan darurat.
Penulis: amin
Editor: Redaksi
