Perkuat Diseminasi Kepalangmerahan, Peserta Jumbara PMR VI PMI Ponorogo di Bekali Jurnalistik
anews.co, Ponorogo – Jumbara PMR VI PMI Kabupaten Ponorogo yang digelar di lapangan Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman, pada 18-21 September 2015 menjadi momentum penting bagi pembinaan anggota PMR.
Selain evaluasi materi kepalangmerahan, pada Minggu, 18 September peserta dibekali pelatihan jurnalistik oleh M. Nur Amin Zabidi tentang teknik menulis berita, pengambilan gambar, dan video.
Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Pramono, dalam sambutannya menyampaikan,
“Jumbara ini merupakan yang keenam kalinya diadakan oleh PMI dengan tujuan mengevaluasi pembinaan PMR dan mengembangkan kapasitas anggota. Melalui pelatihan jurnalistik, kami berharap anggota PMR dapat menjadi peer leadership, peer support, dan peer educator yang mampu menyebarkan nilai-nilai kepalangmerahan secara luas.”
Ketua Panitia, Syamsu Aida Yahya, menambahkan,
“Acara ini diikuti sekitar 600 peserta dari 30 kontingen. Materi kepalangmerahan yang dievaluasi sangat beragam, selain itu, peserta juga dibekali jurnalistik menjadi bekal penting agar peserta dapat mendokumentasikan dan menyebarkan kegiatan secara efektif melalui media sosial dan media lainnya.”
Dian Fitriana, Ketua PMR SMA Negeri 1 Sambit, yang meraih peringkat umum Wira, mengatakan,
“Pelatihan jurnalistik ini sangat membantu kami dalam mengasah kemampuan komunikasi dan menyebarkan pesan kemanusiaan. Kemenangan kami di Jumbara ini menjadi motivasi untuk terus berkontribusi.”
Pemateri jurnalistik, M. Nur Amin Zabidi, menjelaskan,
“Sebagai anggota PMI termuda, PMR memiliki peran strategis dalam mendiseminasikan kegiatan kepalangmerahan. Peserta sudah mulai mempraktekkan ilmu jurnalistik agar dapat mengembangkan kemampuan ini selama Jumbara berlangsung.”
Ketua PMI Ponorogo, Luhur Karsanto, meneambahkan,
“Dengan pembekalan jurnalistik pada Jumbara ini, anggota PMR diharapkan mampu menyebarluaskan prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional serta berperan aktif dalam tugas kemanusiaan dan kesiapsiagaan bencana di masyarakat.”
Penulis: Amin
Baca Juga:

Post a Comment