PMR SMAN 6 Dibekali Kepalangmerahan dan Pertolongan Pertama oleh PMI
Inisiatif pelatihan ini lahir dari permohonan resmi pihak PMR SMAN 6 Kota Kediri yang berkomitmen meningkatkan standar kemampuan teknis serta pemahaman organisasi bagi para anggotanya. Langkah ini dinilai penting agar PMR tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap kegiatan sekolah, tetapi menjadi tim pertolongan pertama yang andal di lingkungan pendidikan.
Hadir sebagai fasilitator utama, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan PMI Kota Kediri, Wahyu Purnama Wijaya, S.T., menyampaikan dua materi kunci, yakni Gerakan Kepalangmerahan dan Pertolongan Pertama.
Sesi Gerakan Kepalangmerahan difokuskan pada pengenalan jati diri organisasi kemanusiaan global. Peserta diajak memahami landasan sejarah Palang Merah Internasional, penggunaan lambang perlindungan, serta penerapan Prinsip-Prinsip Dasar Palang Merah dan Bulan Sabit Merah dalam kehidupan bermasyarakat.
Materi ini disajikan untuk menanamkan jiwa kepedulian dan empati sosial sejak dini. Melalui pemahaman sejarah dan nilai dasar, para siswa diajarkan untuk merespons setiap krisis kemanusiaan dengan rasa tanggung jawab tanpa diskriminasi.
Sementara itu, pada modul Pertolongan Pertama, peserta diberikan pemahaman teoritis dan langkah-langkah praktis penanganan awal korban sakit atau cedera. Materi mencakup penanganan pendarahan, pembidaian patah tulang, pembalutan luka, hingga teknik penanganan korban pingsan.
Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan PMI Kota Kediri, Wahyu Purnama Wijaya, S.T., menegaskan bahwa pembekalan ini ditujukan agar para relawan muda siap menjadi penolong pertama yang kompeten di lingkungannya.
“Melalui orientasi ini, keterlibatan PMI Kota Kediri menjadi bagian dari upaya mendukung pembinaan generasi muda melalui pendidikan kepalangmerahan. Kami berharap anggota PMR sebagai generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kepedulian, kesiapsiagaan, serta semangat tinggi untuk membantu sesama,” jelas Wahyu.
Kehadiran tim pelatih PMI Kota Kediri diapresiasi tinggi oleh jajaran pengurus PMR WIRA SMAN 6 Kota Kediri. Pihak sekolah dan pengurus PMR menilai materi yang disampaikan sangat aplikatif dan memberikan bekal berharga bagi masa depan siswa.
“Kami dari pengurus PMR SMAN 6 Kota Kediri sangat berterima kasih kepada pihak PMI Kota Kediri yang sudah berkenan hadir dan memberikan materi yang sangat bermanfaat. Pembekalan ini tidak hanya membuka wawasan kami tentang kepalangmerahan, tetapi juga memberi keterampilan praktis pertolongan pertama yang sangat dibutuhkan di lingkungan sekolah,” kata perwakilan PMR WIRA SMAN 6 Kota Kediri yang gak mau disebut namanya
Orientasi ini menjadi bagian krusial dari program pembinaan berjenjang yang diterapkan oleh PMI Kota Kediri bagi PMR tingkat WIRA (setara SMA). Edukasi formal yang dipadukan dengan wawasan praktis ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang tanggap, sigap, dan percaya diri saat menghadapi kondisi darurat.
Pihak PMI Kota Kediri menegaskan bahwa pembentukan karakter relawan muda merupakan investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang tangguh dan sadar bencana. Melalui kegiatan orientasi yang terencana ini, PMI Kota Kediri berkomitmen untuk terus mendampingi sekolah-sekolah di wilayahnya guna memperkuat fondasi gerakan kemanusiaan secara berkelanjutan.
Penulis: Deny A.
Editor: Redaksi
Baca Juga:

Post a Comment