PMI Cilegon Salurkan 15.500 Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Krakatau di Lampung Selatan
Mobilisasi bantuan logistik masker ini dilakukan secara cepat guna merespons eskalasi erupsi Gunung Anak Krakatau yang melontarkan material abu vulkanik hingga mengganggu kualitas udara di wilayah perairan Selat Sunda dan sekitarnya. Langkah intervensi ini diawali oleh koordinasi intensif antara PMI Kota Cilegon dan PMI Kabupaten Lampung Selatan pada Sabtu malam (5/9/2026).
Sekretaris PMI Kota Cilegon, Ujang Samsul, yang didampingi oleh Divisi Penanggulangan Bencana PMI Kota Cilegon, Alim, menyampaikan bahwa pengerahan bantuan masker tersebut bertujuan untuk meminimalisasi risiko gangguan pernapasan bagi warga yang beraktivitas di tengah paparan abu.
“Begitu kami menerima informasi terkait kebutuhan masker dari PMI Kabupaten Lampung Selatan, kami langsung melakukan koordinasi dan menyiapkan bantuan. Sebanyak 15.500 masker kami serahkan untuk membantu masyarakat yang terdampak debu vulkanik,” tegas Ujang Samsul.
Tidak hanya berfokus pada pengiriman bantuan ke luar daerah, PMI Kota Cilegon juga membangun benteng kesiapsiagaan di wilayah lokal. Mengingat letak geografis Kota Cilegon yang berhadapan langsung dengan Selat Sunda, penyediaan stok cadangan masker dan pemantauan wilayah tingkat kecamatan turut diintensifkan.
“Untuk Kota Cilegon, kami juga sudah menyiapkan ribuan masker sebagai langkah antisipasi dan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan. Kami juga mengkoordinasikan PMI Kecamatan agar melakukan pemantauan di wilayah masing-masing, sehingga apabila ada kebutuhan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti,” tambah Ujang.
Dukungan logistik yang mengalir dari Cilegon disambut baik oleh markas PMI di daerah terdampak. Staf Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Lampung Selatan, Zulkifli, menilai bantuan puluhan ribu masker tersebut sangat krusial untuk melindungi kesehatan warga pesisir Lampung Selatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PMI Kota Cilegon yang telah merespons kebutuhan masker bagi masyarakat terdampak. Bantuan ini sangat berarti dan selanjutnya akan kami distribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Zulkifli.
Pascapenyerahan secara simbolis dan teknis, sebanyak 15.500 pcs masker tersebut segera dialokasikan oleh tim relawan PMI Kabupaten Lampung Selatan ke titik-titik krusial, mulai dari kawasan pemukiman warga hingga area fasilitas publik dan jalan raya.
Sinergi antarmarkas PMI ini diharapkan dapat mempercepat cakupan perlindungan kesehatan masyarakat selama rentang erupsi Gunung Anak Krakatau. PMI juga terus mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan kebencanaan dengan memakai masker saat beraktivitas di luar gedung serta mengacu pada informasi resmi yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah terkait.
Penulis: Fahrullah
Editor: Redaksi
Baca Juga:

Post a Comment