Lindungi dari Abu Vulkanik, 3.000 Masker Dibagikan ke Pengguna Jalan Kramat Raya


ANEWS.coJAKARTA — Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat merespons potensi ancaman kesehatan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Sebagai bentuk perlindungan nyata bagi masyarakat, PMI membagikan sebanyak 3.000 masker secara gratis kepada para pengguna jalan, pejalan kaki, serta pengendara yang melintas di kawasan Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, pada hari ini.

Aksi pembagian masker ini dilakukan sebagai langkah taktis untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penurunan kualitas udara. Angin kencang dilaporkan membawa partikel halus abu vulkanik hingga menembus wilayah ibu kota dan sekitarnya, sehingga berpotensi mengganggu saluran pernapasan warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Kepala Markas PMI Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Muchtar, menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk komitmen penuh PMI dalam mendampingi pemerintah daerah. 

Pihaknya berupaya memberikan pelayanan proteksi dini demi meminimalisasi risiko penyakit akibat pajanan material vulkanik.

“Pagi ini PMI Provinsi DKI Jakarta membagikan 3.000 masker kepada pejalan kaki, pengendara, maupun masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PMI untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan dan mengurangi risiko paparan abu vulkanik,” tegas Muhammad Muchtar di lokasi pembagian masker.

Muchtar membeberkan bahwa langkah pencegahan ini diambil berdasarkan data mitigasi bencana terbaru. Berdasarkan pemantauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), arah angin membawa sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ke sejumlah area strategis, termasuk wilayah DKI Jakarta.

Guna menekan angka penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat peristiwa ini, PMI DKI Jakarta turut menggemakan imbauan penerapan protokol kesehatan khusus. Masyarakat diminta disiplin menerapkan panduan keselamatan 5M yang telah dirumuskan bersama oleh pemangku kebijakan.

“Untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik, PMI mengajak masyarakat, khususnya pejalan kaki dan pengguna kendaraan, untuk tetap waspada dan melindungi diri dengan cara 5M (memakai masker, menutup pintu, jendela, dan penampungan air, membatasi aktivitas di luar ruangan, membersihkan abu dengan kain lembab, serta memantau perkembangan situasi dari sumber yang terpercaya) sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Bapak Pramono Anung,” jelas Muchtar.

Lebih lanjut, Muchtar mengingatkan bahwa aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini masih tergolong aktif dan dinamis. Selama material abu masih berpotensi mencemari udara Jakarta, perlindungan mandiri saat keluar rumah menjadi hal yang wajib dilakukan.

“Jika ada masyarakat yang mengalami kondisi darurat seperti sesak nafas, agar segera mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat atau posko layanan kami di nomor 0812-8380-8876. Mari lindungi diri dan keluarga dari paparan abu vulkanik,” tandasnya.

Aksi pembagian masker di Jalan Kramat Raya ini mendapat sambutan positif dari para pengguna jalan. PMI DKI Jakarta memastikan akan terus bersiaga dan berkoordinasi dengan lintas instansi untuk memantau kualitas udara serta kebutuhan logistik kesehatan warga dalam beberapa hari ke depan.

Penulis: Benhil
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • Lindungi dari Abu Vulkanik, 3.000 Masker Dibagikan ke Pengguna Jalan Kramat Raya
  • Lindungi dari Abu Vulkanik, 3.000 Masker Dibagikan ke Pengguna Jalan Kramat Raya
  • Lindungi dari Abu Vulkanik, 3.000 Masker Dibagikan ke Pengguna Jalan Kramat Raya
  • Lindungi dari Abu Vulkanik, 3.000 Masker Dibagikan ke Pengguna Jalan Kramat Raya
  • Lindungi dari Abu Vulkanik, 3.000 Masker Dibagikan ke Pengguna Jalan Kramat Raya
  • Lindungi dari Abu Vulkanik, 3.000 Masker Dibagikan ke Pengguna Jalan Kramat Raya

Post a Comment