ODGJ Terjatuh ke Sumur 20 Meter di Sragen, Tim SAR Gabungan Evakuasi dengan Selamat
![]() |
| Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban terjatuh ke sumur sedalam 20 meter di Dukuh Kedungcabe, Desa Kedungwaduk, Kecamatan Karangmalang, Sragen, |
Beruntung, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi sadar dan segera mendapatkan penanganan medis.
Menurut Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen, Utami Dewi Masithoh, kejadian berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB. Korban, yang berinisial JS (37), diketahui mengalami disabilitas mental.
Informasi awal diterima PMI Sragen dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen pada pukul 13.06 WIB. Tim PMI segera berkoordinasi dengan BPBD dan SAR gabungan untuk melakukan evakuasi.
Menurut Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen, Utami Dewi Masithoh, kejadian berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB. Korban, yang berinisial JS (37), diketahui mengalami disabilitas mental.
“Korban berhasil dievakuasi dari sumur berdiameter 90 cm dengan kondisi sadar. Meskipun mengalami beberapa lecet di siku tangan kiri, lutut kedua kaki, dan telapak kaki kanan, kondisinya saat ini stabil,” jelas Utami Dewi.
Informasi awal diterima PMI Sragen dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen pada pukul 13.06 WIB. Tim PMI segera berkoordinasi dengan BPBD dan SAR gabungan untuk melakukan evakuasi.
Proses persiapan alat vertical rescue memakan waktu sekitar 30 menit sebelum evakuasi dimulai pada pukul 14.01 WIB.
Setelah pertolongan pertama, korban dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Dr. Arif Zainudin Surakarta atas permintaan keluarga untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Operasi SAR resmi ditutup setelah evakuasi selesai.
Proses evakuasi melibatkan berbagai pihak, antara lain PMI Sragen, PSC 119 Sukowati Sragen, Puskesmas Karangmalang, BPBD Sragen, Damkar Sragen, perangkat Desa Kedungwaduk, Polri, TNI, SAR Himalawu, SAR Poldes, Pramuka Peduli, serta warga setempat. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam upaya penyelamatan di wilayah Sragen.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan perhatian terhadap warga dengan gangguan jiwa, serta kesiapsiagaan semua pihak dalam menghadapi situasi darurat.
“Petugas turun ke dalam sumur dan berusaha merayu korban agar mau mengenakan perlengkapan pengaman. Dalam waktu 14 menit, korban berhasil diangkat ke permukaan dan langsung dilakukan asesmen medis,” tambah Utami Dewi.
Setelah pertolongan pertama, korban dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Dr. Arif Zainudin Surakarta atas permintaan keluarga untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Operasi SAR resmi ditutup setelah evakuasi selesai.
Proses evakuasi melibatkan berbagai pihak, antara lain PMI Sragen, PSC 119 Sukowati Sragen, Puskesmas Karangmalang, BPBD Sragen, Damkar Sragen, perangkat Desa Kedungwaduk, Polri, TNI, SAR Himalawu, SAR Poldes, Pramuka Peduli, serta warga setempat. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam upaya penyelamatan di wilayah Sragen.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan perhatian terhadap warga dengan gangguan jiwa, serta kesiapsiagaan semua pihak dalam menghadapi situasi darurat.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Further Reading:

Post a Comment