Sumur Warga Keruh dan Berbau, PMI Jember Lakukan Normalisasi
Banjir tidak hanya merendam pemukiman warga, tetapi juga mencemari sumur-sumur pribadi, yang kini airnya bercampur lumpur dan menimbulkan bau tidak sedap.
Kondisi ini menyebabkan kesulitan bagi warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk konsumsi dan kebersihan sehari-hari.
Menghadapi situasi ini, relawan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Jember memberikan bantuan dengan melaksanakan normalisasi air sumur untuk memastikan air kembali aman dan layak digunakan.
Kamis siang (05/03/26), tim relawan PMI Jember dikerahkan untuk melakukan upaya ini menggunakan dua mesin penyedot air.
Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, relawan PMI dengan sabar mendatangi setiap sumur milik warga yang terkena dampak untuk melakukan pembersihan dan normalisasi.
Ketua RT 03/RW 11 Dusun Krajan, Desa Gugut, Ali Purnomo, yang turut serta mendampingi tim relawan, menyatakan,
"Banyak sumur warga di sini tak bisa dipakai karena airnya keruh bercampur lumpur, ada yang sudah mengeluarkan bau."
Ali juga menyoroti fakta bahwa rata-rata sumur warga hanya memiliki ketinggian bibir sekitar 30 hingga 50 sentimeter, yang memudahkan air banjir mencemari sumur.
Selama operasi ini, PMI Jember berhasil menormalisasi empat dari sebelas sumur yang ditargetkan, sedangkan sumur-sumur lainnya telah dibersihkan lebih awal oleh warga dan dapat digunakan kembali.
"Ada 8 relawan Tim Wash PMI Jember yang hari ini terlibat dalam aksi kemanusiaan melakukan normalisasi air sumur di desa Gugut ini.
Dengan normalisasi sumur diharapkan warga bisa kembali menggunakan air sumur untuk kebutuhan mereka sehari-hari," jelas Narto, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jember.
Untuk mendukung kelancaran aksi kemanusiaan ini, PMI Jember membawa dua mesin pompa serta dua armada truk, yang terdiri dari truk pengangkut alat dan relawan, serta truk tangki air berkapasitas 5000 liter untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga selama proses normalisasi berlangsung.
Distribusi Air Bersih dengan Truk Tangki
Di saat yang sama, dua relawan PMI lainnya dikerahkan untuk melakukan distribusi air bersih ke beberapa titik di desa tersebut. Melintasi jalan yang masih dipenuhi lumpur, mereka mengisi tandon berkapasitas 1200 liter di empat lokasi yang telah ditentukan, untuk memastikan ketersediaan air bersih sementara bagi warga.
Meskipun medan yang ditempuh cukup menantang, semangat para relawan PMI Jember tetap tinggi dalam menjalankan misi kemanusiaan ini.
"Selain 8 personel tim wash, PMI Jember juga menerjunkan dua relawan lagi untuk melakukan distribusi air bersih di empat titik lokasi di desa Gugut ini," tambah Narto yang memimpin jalannya aksi kemanusiaan.
Dengan aksi nyata yang dilakukan oleh PMI Jember, diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga Desa Gugut yang saat ini masih berjuang membersihkan endapan lumpur di rumah mereka, sekaligus memastikan akses mereka terhadap air bersih tetap terjamin.
PMI Jember terus berupaya maksimal dalam setiap langkah bantuan yang mereka lakukan, demi mendukung pemulihan kondisi warga pasca bencana.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Further Reading:

Post a Comment