Ratusan Mangkok Bakso, Dari Dermawan untuk Anak Panti Tunanetra Aisyiyah Ponorogo
anews.co, Ponorogo – Bulan suci Ramadhan dikenal sebagai waktu yang tepat untuk berbagi dan menebar kebaikan antarsesama. Hal ini menginspirasi banyak pihak, termasuk individu dan komunitas, untuk meningkatkan kegiatan sosial yang bertujuan membantu mereka yang membutuhkan. Salah satu contohnya adalah yang dilakukan oleh Tarmin, seorang penggerak sosial dan lingkungan yang aktif di Kabupaten Ponorogo. Pada Minggu malam, 15 Maret 2026, Tarmin dan para sahabat dermawannya menggelar kegiatan berbagi hidangan di Panti Asuhan Tunanetra Terpadu Aisyiyah Ponorogo.
Acara ini mencakup pembagian ratusan mangkok bakso khas Wonogiri kepada anak-anak panti, para pengasuh, dan masyarakat sekitar yang baru saja melaksanakan salat Tarawih di masjid lingkungan panti. Suasana malam itu terasa hangat dan penuh kebersamaan, di mana elemen sederhana seperti semangkuk bakso menjadi simbol kepedulian dan kasih sayang kepada sesama.
Tarmin menjelaskan bahwa acara berbagi bakso ini adalah agenda tahunan yang telah dilaksanakan secara konsisten setiap bulan Ramadhan. Tujuannya adalah untuk menebar kebahagiaan dan membangun kebersamaan di antara masyarakat. "Ini adalah agenda tahunan kami. Saya mengajak relasi dan sahabat-sahabat yang ingin berbagi. Walaupun hanya semangkuk bakso, setidaknya dapat membuat mereka bahagia dan menikmati kebersamaan setelah melaksanakan salat Tarawih," ungkap Tarmin penuh semangat.
Keberhasilan acara ini tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, terutama dari kalangan pengusaha yang turut berkontribusi. Beberapa di antaranya adalah H. Taufik Widodo, pemilik Bakso Kumis Permai Group, Suparno dari Bakso Echo 2 Bekasi Jawa Barat, Riska Nuri Pramesti dari RM Barokah “Wong Solo” Merlung Jambi, serta Tatik Suryani yang memiliki usaha Bakso Raksasa di Bekasi. Selain itu, dukungan juga datang dari institusi seperti Kebun Bibit Griya Amanah, Bakso Putra Solo, ANNY Salon Balong Ponorogo, dan para dermawan lainnya yang memilih untuk tetap menjadi "hamba Allah" dalam berkontribusi pada kegiatan tersebut.
Menurut Tarmin, banyak pengusaha sebenarnya memiliki niat baik untuk berbagi, namun sering kali terhambat oleh kesibukan usaha yang padat. Oleh karena itu, acara ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi mereka untuk menyalurkan kepedulian dengan cara yang efektif. "Banyak pengusaha sebenarnya ingin berbagi, namun karena kesibukan bisnis sering kali belum sempat melaksanakannya. Kami berusaha menjadi jembatan agar niat baik mereka tetap bisa tersalurkan," jelasnya.
Tidak hanya berbagi makanan, tahun ini kegiatan tersebut juga menyertakan penyaluran bingkisan berupa buku dan alat tulis bagi anak-anak panti. Ini adalah bentuk dukungan terhadap semangat belajar mereka, memberikan harapan dan motivasi untuk terus mengejar cita-cita di tengah keterbatasan.
Ucapan terima kasih disampaikan oleh Ustadz Hadianto, perwakilan dari Panti Asuhan Tunanetra Terpadu Aisyiyah Ponorogo, yang mengungkapkan kebahagiaannya atas perhatian dan kebaikan para dermawan.
"Kami mewakili anak-anak panti mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur. Alhamdulillah anak-anak sangat senang, bahkan masyarakat sekitar juga turut merasakan kebahagiaan dengan menikmati hidangan bakso bersama. Semoga Allah SWT membalas kebaikan para dermawan dengan kesehatan, kelapangan rezeki, serta keberkahan dalam kehidupan dan usahanya," ungkap Ustadz Hadianto.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi para penerima, tetapi juga menjadi ladang amal bagi para donatur.
Tarmin berharap agar Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, kelapangan rezeki, kemudahan dalam setiap urusan, serta keberkahan bagi keluarga dan usaha para dermawan yang telah berkontribusi.
"Semoga sedekah yang diberikan menjadi penolak bala, penghapus dosa, serta pemberat timbangan amal kebaikan di akhirat kelak,". Tutip Tarmin
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Further Reading:

Post a Comment