PMI Siapkan Bantuan Non-Tunai untuk Pemulihan Pascabencana Sumatera
| PMI saat Koordinasi dengan Bupati Aceh Tamiang (Foto Istimewa) |
Program ini ditargetkan
untuk diterapkan di empat kabupaten/kota, yakni Aceh Tamiang dengan
2.306 KK penerima manfaat, Tapanuli Tengah dengan 1.320 KK, Agam dengan
544 KK, dan Padang dengan 330 KK.
"Penetapan jumlah penerima manfaat ini telah melalui proses registrasi dan validasi ketat, yang kemudian disahkan oleh bupati atau wali kota di wilayah masing-masing," ungkap Bramantio dari PMI Pusat. Kamis, (5/3)
Dalam penyaluran BNT
Multiguna, PMI bekerjasama dengan PT Pos Indonesia sebagai penyedia jasa
keuangan. Proses penukaran voucher bantuan di kantor pos terdekat
memastikan transparansi dan kemudahan bagi penerima manfaat.
"Bagi masyarakat kelompok rentan, seperti lansia dan penyandang disabilitas, kami bekerjasama dengan PT Pos Indonesia untuk memastikan bahwa pencairan uang tunai dapat diantarkan langsung ke tempat tinggal mereka," tambah Bramantio.
Sebelum dimulainya
program pada tanggal 12 Maret 2026, tim BNT PMI akan mendistribusikan
kartu penerima manfaat dan melakukan sosialisasi terkait informasi
pencairan di kantor kecamatan atau desa masing-masing wilayah.
“Kami menyadari pentingnya komunikasi yang efektif untuk memastikan bahwa masyarakat yang membutuhkan mendapatkan informasi yang jelas dan tepat waktu,” tegas Bramantio.
Acara simbolis
penyerahan BNT akan dilaksanakan di kantor bupati atau walikota pada
masing-masing wilayah, diikuti dengan pencairan bantuan di kantor pos
terdekat. Langkah ini menunjukkan komitmen PMI dalam memberikan bantuan
yang tepat sasaran dan memastikan setiap tahap pelaksanaan berlangsung
secara efisien.
Dengan meluncurkan program
ini, PMI berharap dapat mempercepat pemulihan pascabencana, mengurangi
beban masyarakat terdampak, dan membangun kesiapsiagaan yang lebih baik
untuk menghadapi bencana di masa mendatang.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Further Reading:
Post a Comment