PMI Siap Distribusikan Bantuan Non-Tunai Pascabencana di Tapanuli Tengah dengan Fokus pada Akurasi Data
anews.co, Tapanuli Tengah – Menyikapi bencana banjir dan tanah longsor yang menimpa Kabupaten Tapanuli Tengah, Palang Merah Indonesia (PMI) secara aktif melibatkan diri dalam upaya pemulihan masyarakat terdampak.
Program Bantuan Non-Tunai (BNT) yang diinisiasi PMI dirancang untuk memberikan dukungan finansial kepada 1.320 kepala keluarga di daerah tersebut.
Penerima manfaat akan mendapatkan bantuan berupa dana non-tunai yang dapat dicairkan melalui kantor pos setempat.
Proses verifikasi yang dilakukan tim PMI melibatkan pengecekan langsung ke lapangan guna memastikan data yang diperoleh akurat dan bantuan tersalurkan tepat sasaran.
Romario Sitompul, Kepala Lingkungan 1 Sipange, memberikan pandangannya mengenai pentingnya keakuratan data demi tercapainya distribusi bantuan yang efektif:
"Kami berharap bantuan ini merata kepada mereka yang benar-benar membutuhkan karena wilayah terdampak di sini lumayan banyak. Kami dari pihak lingkungan telah menyerahkan data sesuai dengan kebutuhan dan kriteria ditetapkan oleh PMI," jelas Romario Sitompul. Kamis,(5/3/2026)
Sementara itu, Ade Yudiansyah, yang bertanggung jawab atas koordinasi lapangan PMI Sumut, mengakui tantangan yang dihadapi tim di lapangan, termasuk kesulitan akses menuju lokasi terdampak. Namun, hal ini tidak menjadi hambatan bagi PMI untuk terus bergerak membantu masyarakat.
"Kami berharap proses administrasi dan verifikasi ini rampung tepat waktu sehingga pada 12 Maret nanti, masyarakat sudah bisa menerima manfaat melalui kantor pos," tambah Ade.
Melalui dedikasinya, PMI terus berupaya memastikan siklus bencana di wilayah Tapanuli Tengah dapat diakhiri dengan bantuan yang tepat dan efisien bagi masyarakat terdampak.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Further Reading:

Post a Comment