PMI Se-DKI Jakarta Dirikan 14 Pos Kesehatan untuk Mudik Lebaran 2026!
anews.co, Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta merancang inisiatif strategis untuk memastikan keselamatan dan kesehatan masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani, mengumumkan bahwa PMI telah mendirikan 14 pos kesehatan di berbagai titik strategis di wilayah DKI Jakarta untuk memberikan layanan kesehatan optimal selama periode yang identik dengan mobilitas tinggi tersebut.
Pos-pos kesehatan ini ditempatkan di enam terminal bus, yaitu Terminal Grogol, Kalideres, Tanjung Priok, Pulogebang, Lebak Bulus, dan Kampung Rambutan. Selain itu, tiga stasiun kereta api utama yakni Pasar Senen, Gambir, dan Tanah Abang juga dilengkapi dengan pos kesehatan.
Di area pelabuhan dan dermaga, pos kesehatan didirikan di Pelabuhan Tanjung Priok, Dermaga Pulau Untung Jawa, serta Dermaga Pulau Tidung.
Tidak ketinggalan, dua lokasi rekreasi populer yaitu Setu Babakan dan Taman Margasatwa Ragunan juga akan memiliki fasilitas kesehatan ini.
"Pos kesehatan ini akan beroperasi mulai H-7 hingga H+3 Hari Raya Idul Fitri, melibatkan 122 personel per shift. Staf terdiri dari dokter, perawat, dan relawan PMI siap melayani selama periode sibuk ini," tutur Beky Mardani.
Tak hanya pertolongan medis darurat, pos-pos ini juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat dengan dukungan 2.000 paket alat GCU dari GEA Medical.
Untuk meningkatkan kesiapsiagaan, 900 paket First Aid Kit telah disalurkan ke pos kesehatan PMI tingkat kota/kabupaten. Setiap paket dilengkapi dengan barang-barang esensial seperti masker, Tolak Angin, vitamin, dan obat antimabuk.
Dengan keberadaan pos kesehatan ini, PMI berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan mudik dan berwisata selama libur Lebaran. Harapannya, semua pemudik dan pengunjung dapat menikmati perjalanan dengan aman, dengan akses cepat ke pertolongan pertama jika diperlukan.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Further Reading:

Post a Comment