PMI Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kota Tangerang
anews.co, Tangerang - Kota Tangerang dilanda banjir besar pada Minggu (8/3), yang mengakibatkan sejumlah wilayah di kota tersebut terendam air. Banjir yang melanda ini disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi, sehingga membuat beberapa area terendam air hingga mencapai ketinggian tiga meter.
Kondisi ini mengharuskan tindakan cepat dari berbagai pihak, termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang yang segera mengerahkan tim relawan untuk mengevakuasi warga yang terjebak.
PMI Kota Tangerang bergerak cepat dengan mengerahkan 27 personil, yang terdiri dari tim evakuasi, petugas posko, personil siaga, dan pengurus PMI.
"Merespons laporan dan hasil asesmen banjir di wilayah Kota Tangerang, kami menerjunkan personil SATGANA untuk evakuasi di Duren Village, Karang Tengah, dan Periuk Damai," ungkap ketua PMI Kota Tangerang, Oman Jumansyah.
Fokus evakuasi dilakukan di beberapa titik kritis, antara lain Perumahan Duren Village, Karang Tengah, dan Periuk Damai di Kecamatan Periuk. Di Perumahan Duren Village, tim PMI berhasil mengevakuasi 13 warga.
Sementara itu, 5 warga berhasil dievakuasi dari Periuk Damai. Proses evakuasi ini juga dilakukan di Perumahan Puri Kartika di wilayah Ciledug, di mana air juga merendam banyak rumah warga.
Selain PMI, pihak Dinas Sosial Kota Tangerang juga turut serta memastikan bahwa seluruh kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi.
"Kami telah mendirikan dapur umum dan pos kesehatan sementara untuk memastikan para korban banjir dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka. Kami juga bekerja sama dengan PMI dan lembaga terkait lainnya untuk memaksimalkan bantuan," ujar Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Sri Mulyani.
Seorang warga yang terkena dampak banjir, Ridwan, menyatakan rasa terima kasihnya atas respon cepat yang diberikan oleh PMI.
"Saat air mulai naik dan kami kesulitan menyelamatkan diri, tim PMI datang dengan sigap membantu kami. Kami sangat berterima kasih atas bantuan mereka," kata Ridwan sambil menceritakan pengalaman evakuasinya.
Oman Jumansyah berharap bahwa kondisi banjir ini dapat segera berakhir agar masyarakat bisa kembali beraktivitas normal.
"Semoga banjir ini cepat surut, dan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan lebih tenang bersama keluarga," tutup Oman.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Further Reading:

Post a Comment