SMPN 1 Sutojayan Sukses Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama
0 minutes read
anews.co, Blitar - SMP Negeri 1 Sutojayan baru saja melaksanakan salah satu program kerja unggulan dari Unit Palang Merah Remaja (PMR) tahun 2026, yaitu pelatihan pertolongan pertama, yang berlangsung pada tanggal 7 Februari 2026.
Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang amat baik dari para peserta, dengan total keikutsertaan sebanyak 60 siswa yang terdiri dari 51 siswa kelas VII dan 9 siswa kelas VIII.
Pelatihan ini dilaksanakan dalam durasi satu hari penuh, dimulai dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Bertempat di lingkungan SMP Negeri 1 Sutojayan, kegiatan ini dihadiri oleh fasilitator handal dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blitar, Hanif Al Badri.
Dalam kesempatan ini, Hanif Al Badri tidak hanya memberikan pembekalan teoritis, tetapi juga memandu praktik dasar-dasar pertolongan pertama yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan keterampilan para siswa.
"Kegiatan ini merupakan langkah penting untuk membekali siswa dengan keterampilan yang dapat menyelamatkan nyawa, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta memahami prinsip dasar pertolongan pertama dan siap mengaplikasikannya," ujar Hanif Al Badri dalam sesi pembuka pelatihan tersebut.
Para siswa tampak antusias dan sangat bersemangat mengikuti setiap sesi yang disusun secara sistematis. Mereka mendapatkan pengenalan tentang prinsip-prinsip penting pertolongan pertama dan terlibat dalam simulasi penanganan kondisi darurat sederhana. Seluruh materi disampaikan dengan pendekatan yang menarik, sehingga meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta secara signifikan.
Kegiatan ini juga didampingi langsung oleh Pembina PMR Unit SMP Negeri 1 Sutojayan, yang memastikan seluruh rangkaian proses pelatihan berjalan dengan tertib dan lancar.
"Kami berharap melalui pelatihan ini, anggota PMR kami tidak hanya mahir dalam teori, tetapi juga semakin siap menjadi pelopor siswa yang peduli, sigap, dan tanggap terhadap situasi darurat," ungkap Pembina PMR SMP Negeri 1 Sutojayan.
Berakhirnya sesi pelatihan pada sore harinya ditandai dengan semangat baru dari para siswa untuk berperan aktif dalam kegiatan sosial, termasuk mempraktikkan ilmu yang telah mereka dapatkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Pelatihan pertolongan pertama ini bukan hanya sekadar program rutin bagi PMR, melainkan juga sebuah langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang lebih peduli terhadap keselamatan dan kesehatan.
Diharapkan, kegiatan pelatihan ini menjadi cikal bakal pembentukan komunitas siswa yang peka akan pentingnya pertolongan pertama, serta siap berkontribusi pada situasi-situasi krusial yang membutuhkan penanganan medis awal.
Pelatihan ini pun diharapkan dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk menyelenggarakan kegiatan serupa, guna mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman dan sehat.
Penulis: amin
Editor: Redaksi
