PMI Respon Cepat Tanah Longsor Banaran Ponorogo: Siagakan Ambulans dan Relawan 24 Jam
0 minutes read
![]() |
Sebagai bentuk kesiapsiagaan darurat, PMI langsung menerjunkan armada ambulans dan memobilisasi sedikitnya 50 sukarelawan ke lokasi kejadian.
Guna memastikan bantuan bagi para korban berjalan optimal, PMI Kabupaten Ponorogo resmi membuka Posko Bencana Alam yang beroperasi selama 24 jam penuh.
Guna memastikan bantuan bagi para korban berjalan optimal, PMI Kabupaten Ponorogo resmi membuka Posko Bencana Alam yang beroperasi selama 24 jam penuh.
Posko ini tersebar di dua titik strategis, yakni Markas PMI Kabupaten Ponorogo dan Posko Lapangan di Desa Banaran, mulai Minggu (02/04).
Sinergi dan Peran Strategis PMI
Sinergi dan Peran Strategis PMI
Ketua PMI Kabupaten Ponorogo, Luhur Karsanto, menegaskan bahwa seluruh pergerakan PMI berada di bawah koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo sebagai penanggung jawab utama penanganan bencana.
“PMI dipercaya untuk memperkuat lini pencarian korban, evakuasi jenazah, serta memberikan layanan kesehatan bagi penyintas. Selain itu, kami juga membantu pengelolaan dapur umum dan memberikan layanan Psychosocial Support Program (PSP) untuk memulihkan trauma para korban,” terang Luhur Karsanto.
Solidaritas Lintas Wilayah
Kekuatan personel di lapangan mendapatkan dukungan besar dari jejaring PMI daerah lain. Selain 50 relawan lokal, aksi kemanusiaan ini dibantu oleh tenaga bantuan dari berbagai wilayah di Jawa Timur, di antaranya:
• PMI Provinsi Jawa Timur: 4 personel
• PMI Kota Madiun: 10 personel
• PMI Kabupaten Nganjuk: 10 personel
• PMI Kabupaten Magetan: 10 personel
• PMI Kota Surabaya: 10 personel
"Kehadiran personel tambahan ini sangat krusial untuk mempercepat proses evakuasi dan distribusi bantuan di medan yang cukup berat,". Jelasnya
Meringankan Penderitaan Korban
Melalui respon cepat dan sistematis ini, PMI berharap dapat memberikan dampak signifikan dalam meringankan beban para korban terdampak longsor di Banaran.
“Semoga kehadiran PMI dapat meringankan penderitaan korban. Komitmen kami adalah untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjadikan PMI semakin dekat dan dicintai melalui kerja-kerja kemanusiaan yang nyata,” tutup Luhur Karsanto.
Hingga saat ini, tim gabungan masih terus melakukan pemantauan dan tindakan darurat di lokasi bencana guna memastikan seluruh kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
