Harkitnas 2026, PMI Ponorogo Siagakan Relawan dan Ambulans
anews.co, Ponorogo – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh pada tanggal 20 Mei 2026, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ponorogo berperan aktif dalam mendukung kelancaran upacara dengan menyiagakan satu unit ambulans serta delapan sukarelawan di halaman pendopo Kabupaten Ponorogo.
Langkah ini sejalan dengan tugas PMI untuk membantu pemerintah dalam penanganan kepalangmerahan dan memberikan pertolongan pertama bagi masyarakat yang membutuhkan.
Acara upacara tersebut diikuti oleh berbagai elemen, termasuk Forkopimda, anggota TNI, Polri, Korpri, Satpol PP, mahasiswa, dan pelajar SMA.
Ketua PMI Kabupaten Ponorogo, Luhur Karsanto, melalui Staf Bidang Humas, Rika Dwi Nurhasanah, menegaskan pentingnya kehadiran layanan pertolongan pertama di setiap acara besar.
"Dengan menyiagakan layanan pertolongan pertama dan ambulans saat upacara Hari Kebangkitan Nasional, kehadiran kami benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh para peserta," ujar Rika.
Dalam pelaksanaannya, tim PMI Ponorogo telah melayani sekitar 25 peserta yang mengalami keluhan kesehatan, sebagian besar akibat kepanasan dan kelelahan. Para peserta mendapat penanganan yang cepat dan tepat dari tim yang terdiri dari tujuh sukarelawan dan satu tenaga medis ahli.
Sementara itu, Lisdyarita, selaku Plt Bupati Ponorogo dan pemimpin upacara, menyampaikan sambutan dengan tema "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara." Tema ini dirilis oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang menekankan pentingnya kedaulatan digital dan informasi, perlindungan generasi muda, serta akselerasi inovasi di era modern saat ini.
Peringatan Harkitnas ke-118 ini menjadi momentum refleksi terhadap peran strategis generasi muda dalam menjaga kedaulatan negara melalui penguasaan teknologi dan informasi. Komitmen bersama dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kolaborasi aktif instansi seperti PMI Ponorogo, menjadi fondasi kuat bagi kemajuan dan ketahanan bangsa Indonesia.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Further Reading:

Post a Comment