Relawan Tiga Kabupaten Perkuat Keterampilan Bangun Huntara Aman Gempa

Pelatihan huntara aman gempa di Manggarai memperkuat kapasitas 13 relawan dari tiga kabupaten dalam mendukung penanganan bencana

ANEWS.co, MANGGARAI – Pelatihan huntara aman gempa yang melibatkan relawan dari Kabupaten Nagekeo, Manggarai, dan Manggarai Timur terus berlanjut di Desa Robek, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Kegiatan yang memasuki hari kelima pada Jumat (2/10/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas relawan dalam mendukung respons kebencanaan yang lebih efektif.

Sebanyak 13 relawan terlibat dalam kegiatan ini. Mereka terdiri dari lima relawan Kabupaten Nagekeo, lima relawan Kabupaten Manggarai, dan tiga relawan Kabupaten Manggarai Timur. Sejak pukul 06.30 WITA hingga 17.00 WITA, tim gabungan bekerja menyelesaikan tahapan pembangunan hunian sementara yang dirancang aman terhadap risiko gempa.

Pada hari kelima pelaksanaan, pekerjaan difokuskan pada pemasangan atap pada salah satu sisi bangunan serta pembuatan sekat atau pembatas ruangan. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyelesaian huntara yang nantinya dapat digunakan sebagai tempat tinggal sementara bagi masyarakat terdampak bencana.

Meski terlihat sederhana, pembangunan huntara memiliki peran strategis dalam penanganan pascabencana. Setelah fase penyelamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar, masyarakat membutuhkan tempat tinggal yang aman agar proses pemulihan dapat berjalan lebih baik.

Karena itu, peningkatan keterampilan relawan di bidang pembangunan hunian sementara menjadi kebutuhan yang semakin penting. Relawan tidak hanya dituntut mampu melakukan evakuasi atau distribusi bantuan, tetapi juga harus memahami bagaimana menyediakan tempat tinggal sementara yang layak bagi korban bencana.

Ketua PMI Kabupaten Nagekeo, Kristianus Pantaleon Jogo, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran yang sangat bermanfaat bagi para relawan.

"Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi relawan untuk belajar dan berbagi pengalaman dalam pembuatan hunian yang aman. Keterampilan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi relawan dalam memberikan pelayanan kemanusiaan ketika terjadi bencana," ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antarkabupaten juga menjadi nilai penting dalam kegiatan tersebut. Relawan dari berbagai daerah dapat bertukar pengalaman dan metode kerja yang selama ini diterapkan di wilayah masing-masing.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini memperkuat jejaring kemanusiaan antardaerah. Ketika terjadi bencana, jaringan kerja yang telah terbangun sebelumnya akan mempermudah koordinasi dan mempercepat respons bantuan kepada masyarakat.

Dalam konteks wilayah Nusa Tenggara Timur yang memiliki potensi risiko bencana cukup tinggi, keberadaan relawan yang terlatih menjadi aset penting bagi masyarakat. Pelatihan berbasis praktik lapangan memungkinkan peserta memahami tantangan nyata yang mungkin dihadapi ketika harus bekerja dalam kondisi darurat.

Melalui kegiatan ini, para relawan memperoleh pengalaman langsung mulai dari pembangunan struktur dasar hingga penyelesaian bagian bangunan yang mendukung kenyamanan penghuni.

Pembangunan huntara di Desa Robek menunjukkan bahwa kesiapsiagaan bencana tidak hanya dilakukan melalui simulasi dan teori, tetapi juga melalui penguatan keterampilan praktis yang dapat diterapkan saat dibutuhkan.

Ketika kemampuan teknis, pengalaman lapangan, dan semangat kemanusiaan dipadukan, relawan akan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai situasi darurat di masa depan.

Penulis: Wemin Wuda 
Editor: Redaksi

Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • Relawan Tiga Kabupaten Perkuat Keterampilan Bangun Huntara Aman Gempa
  • Relawan Tiga Kabupaten Perkuat Keterampilan Bangun Huntara Aman Gempa
  • Relawan Tiga Kabupaten Perkuat Keterampilan Bangun Huntara Aman Gempa
  • Relawan Tiga Kabupaten Perkuat Keterampilan Bangun Huntara Aman Gempa
  • Relawan Tiga Kabupaten Perkuat Keterampilan Bangun Huntara Aman Gempa
  • Relawan Tiga Kabupaten Perkuat Keterampilan Bangun Huntara Aman Gempa

Post a Comment